Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

58. St. Silverius (536-537)

Silverius lahir di Frosinone, Roma. Silverisu dikenal sebagai seorang yang bersemangat, berani, jujur dan tidak takut melakukan kewajibannya. Tetapi justru karena sifat-sifat ini ia mengalami banyak penderitaan. Ia terpilih menjadi paus pada 1 Juni 536. Dalam kepemimpinannya ia memecat Patriark Anthimus di Konstantinopel karena ajaran sesat yang disebarkannya. Tetapi Anthimus dilindungi oleh Teodosia, istri kaisar. Teodosia meminta kepada Paus Silverius agar Anthimus dimaafkan dan diangkat kembali sebagai Patriark Konstantinopel. Tetapi karena Anthimus sendiri tidak mau mengubah sikapnya, maka permintaan Teodosia itu secara halus ditolak Paus Silverius. Ia berani mengatakan penolakan itu meskipun ia tathu bahwa tindakannya itu akan mendatangkan malapetaka atas dirinya. Kepada seorang anak Teodosia, Silverius pernah mengatakan:”Sudah jelas bagiku apa yang akan terjadi atas diriku. Penolakan terhadap permintaan Teodosia, ibumu, tentu akan menimbulkan kemarahan besar”. Akhirnya terjadi juga apa yang dikatakannya. Ia ditangkap oleh Panglima Belisarius di Roma, dan dibuang sebagai twanan di sebuah tempat sunyi di Asia Kecil. Kemudian atas usul Kaisar Vigilius, Silverius kembali ke takhtanya. Tetapi ia tetap tidak bersedia mengangkat seorang pengajar ajaran sesat menjadi kepala biara. Ia sekali lagi ditangkap dan dibuang ke Palmaria. Disana ia dibunuh karena tidak mau menyerah pada paksaan menyangkal kepausan. Pada 11 November 537 ia wafat sebagai martir dalam keadaan serba kekurangan dan penderitaan besar.